Posted by: Nando | 3 July 2008

Ujian Akhir Semester

Nama/NIM : Nando
Fakultas :
Jurusan : Hubungan Internasional
Mata Kuliah :
Nama Dosen :

1. Resume dalam bentuk bagan

(klik gambar untuk melihat selengkapnya)

maaf hyperlink pada gambar telah diganti

Tabel UAS

2. Resume weekly news

Berdasarkan weekly news, Uraikan dalam 200 kata, kondisi real yang terjadi di negara masing-masing.

Selandia Baru saat ini tengah bersiap-siap menghadapi pemilihan umum. Sejak awal tahun 2008, berbagai media masa sibuk memberitakan tentang hal ini, termasuk juga berita-berita kecil tentang para pemimpin partai. Beberapa waktu sebelumnya pemerintah memutuskan kebijakan untuk menaikkan harga bahan bakar minyak di negeri tersebut. Banyak kalangan menilai bahwa kebijakan pemerintah Selandia Baru untuk menaikkan harga tersebut dapat membahayakan perindustrian negeri, karena target tahunan perekonomian tidak akan dapat dipenuhi apabila hal tersebut dilakukan. Kebijakan menaikkan harga bahan bakar minyak juga dinilai akan berdampak pada daerah-deerah disekitar Selandia Baru.

Sebuah survey yang diadakan oleh situs berita Herald memberikan gambaran baru tentang dunia perpolitikan di Selandia Baru. Komposisi dukungan terhadap pemerintah saat ini telah jauh berbeda dengan keadaan tahun lalu, bahkan awal tahun ini. Hal tersebut menurut survey adalah karena pengaruh kebijakan tidak populer pemerintah dan juga kelambanan dalam menyikapi kasus kekerasan di Auckland Selatan. Masyarakat yang pada awal tahun 2008 ini masih merasa optimis dengan pemerintahan Partai Buruh kini telah mengalihkan suaranya kepada Partai Nasional. Ada hal yang menarik didalam survey nasional tersebut. Didalamnya juga diungkapkan bahwa dukungan terhadap Perdana Menteri Helen Clark (pemimpin Partai Buruh) tidak menurun dan bahkan bertambah, hal yang terjadi justru dukungan terhadap pemimpin Partai Nasional John Key yang menurun. Hal ini sekarang tengah menjadi perhatian serius kedua partai yang beroposisi (Buruh dan Nasional) karena hasil survey tersebut dapat dijadikan tolak ukur bagi masa depan partai pemegang kekuasaan. Hal ini karena kota Auckland merupakan kota besar yang paling padat dan banyak penduduknya.

Kaitkan kondisi real tersebut dengan basis kapabilitas negara. Kemukakan alasan mengapa kondisi tersebut (resume weekly news) terjadi. Uraikan dalam 100 kata.

Perubahan dukungan masyarakat terhadap pemerintah adalah karena kebijakan pemerintah untuk menaikkan harga bahan bakar minyak yang bagi sebagian masyarakat sangatlah memberatkan. Kebijakan pemerintah yang tidak populer juga ditambah dengan kelambanan pemerintah dalam menanggulangi kekerasan dan kriminalitas yang terjadi di Auckland Selatan.

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh kenaikan harga minyak dunia yang sudah mulai terlihat pada tahun 2007. Dalam kenaikan harga tersebut, dapat dikatakan bahwa tidak ada satu negarapun pengguna sistem ekonomi terbuka yang tidak merasakan dampak kenaikan harga minyak dunia tersebut. Besarnya kenaikan harga minyak merupakan campuran supply-demand dan faktor spekulasi. Akibatnya, harga minyak pun tidak terkendali, dan dunia benar-benar dilanda krisis minyak. Hal yang menjadi persoalan adalah, krisis BBM tersebut berimbas pada krisis-krisis lainnya.Ketergantungan dunia yang amat tinggi terhadap BBM telah membumbungkan harga berbagai komoditas sandang pangan dan papan.

3. Kemukakan argumentasi tentang kapabilitas negara anda, bila dibandingkan dengan negara-negara kelompok kawasannya

Sebagai sebuah negara pelopor di kawasan Pasifik Selatan, Selandia Baru tentunya memiliki kapabilitas lebih dibandingkan negara-negara lain di kawasan. Sejak menjadi koloni Inggris, Selandia Baru memperoleh kepercayaan dari negara induknya tersebut untuk melaksanakan administrasi kolonial di Kepulauan Cook dan Niue, serta menguasai wilayah Samoa Barat (1914) dan Tokelau (1925). Bersama-sama dengan Australia, kedua negara ini kemudian bersama-sama “mengelola” kawasan Pasifik Selatan dari ancaman-ancaman luar yang dapat membahayakan keamanan nasional mereka.

Hubungan-hubungan yang terjadi antara Selandia Baru dengan negara-negara di kawasan Pasifik Selatan lebih bersifat kolonial. Negara-negara dikawasan Pasifik Selatan dalam mata percaturan strategis Selandia Baru adalah sebagai protective shield bagi pertahanannya, dan juga sebagai pemasok bahan baku untuk kehidupan ekonomi. Politik kolonial Selandia Baru berubah setelah Perand Dunia II, sebuah pemerintahan internal dikembangkan untuk menyerap aspirasi rakyat di wilayah jajahan. Pendekatan bersifat ekonomi juga ditekankan dan bahkan pada awal tahun 1960-an Selandia Baru menjadi negara di kawasan Pasifik Selatan yang melakukan dekolonialisasi.

Sebagai pemimpin dalam dekolonialisasi, Selandia Baru sampai saat ini dapat akses yang baik serta pengaruh di kawasan Pasifik Selatan. Sejak tahun 1960-an, Selandia Baru tidak hanya menjalin hubungan strategis dengan negara-negara bekas jajahannya di kawasan, tetapi juga membantu perekonomian dan kehidupan politik atas permintaan negara-negara tersebut. Dalam beberapa kasus seperti kudeta militer di Fiji, Selandia Baru kerap memainkan sikap tegas bagi negara tersebut, seperti mengirimkan kapal frigate-nya sebagai salah satu bentuk pernyataan protes dan ancaman, sampai pada penerapan sanksi ekonomi bagi Fiji. Hal tersebut dilakukan karena kudeta-kudeta militer yang terjadi di Fiji sangat mengancam kestabilan kawasan, karena dampak kudeta seperti migrasi penduduk dan konflik etnis dapat dirasakan dinegara-negara sekitarnya seperti Australia, Tonga, Vanuatu, dan juga Selandia Baru sendiri.

Dari segi kekuatan militer, apabila dibandingkan dengan negara-negara kelompok kawasannya, saat ini Selandia Baru memiliki kekuatan militer yang lebih baik. Berdasarkan Defence Long-Term Development Plan tahun 2004, Selandia Baru telah melakukan pemutakhiran persenjataan dan transportasi militernya. Persenjataan Selandia Baru saat ini berdasarkan antisipasi pada peperangan modern dan pertahanan laut teritorial. Dalam menghadapi masalah dalam negeri negara-negara kawasan, atas permintaan negara yang bersangkutan, Selandia Baru juga pernah memberikan bantuan peralatan militer. Seperti dalam kasus kerusuhan di Vanuatu. Berbagai latihan militer bersama juga kerap dilakukan atas prakarsa Selandia Baru. Satu-satunya negara yang mampu mengimbangi kekuatan militer Selandia Baru di kawasan adalah Australia.

Ekonomi merupakan salah satu keunggulan Selandia Baru yang patut dibanggakan. Kemampuan negara ini untuk mengangkat perekonomiannya setelah krisis ekonomi era 1970-an kini telah mengantarnya pada posisi negara yang paling maju di kawasan. Selandia Baru memiliki program Overseas Development Assistance (ODA) yang ditujukan untuk membantu program pemerintah negara-negara se-kawasan dan administratif-nya. Seperti membiayai pelaksanaan administrasi pemerintahan (gaji pegawai negara), dan proyek-proyek pembangunan.

Kekuatan-kekuatan Selandia Baru dalam unsur-unsur seperti pengaruh politik, militer, dan ekonomi sekaligus menunjukkan bahwa Selandia Baru memiliki kekuatan ekonomi yang baik. Potensi geopolitiknya yang dapat dimanfaatkan dengan baik untuk dimensi kekuatan dapat menjadi contoh bagi negara-negara di kawasan Pasifik Selatan.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: